Pages

Tampilkan postingan dengan label makna hidup. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label makna hidup. Tampilkan semua postingan

08 Maret 2016

Selalu Berusaha Menemukan Makna Hidup

 

Apakah Anda sungguh yakin, hidup Anda memiliki makna yang mendalam? Atau Anda sering merasa bahwa hidup ini kurang bermakna? Mengapa hidup Anda kurang bermakna?

Mungkin Anda tidak menemukan sesuatu yang utama yang menjadi fokus perjuangan Anda. Anda merasa bahwa apa yang Anda lakukan biasa-biasa saja. Datar-datar saja. Karena itu, Anda butuh waktu untuk mengintrospeksi diri Anda.

Caranya mungkin Anda dapat mencontoh apa yang dilakukan oleh Lily Allen, seorang penyanyi asal Inggris ini. Menyadari bahwa hidupnya tidak bermakna, ia memutuskan untuk meninggalkan dunia hingar bingar musik untuk sementara. Lantas ia menghabiskan waktunya di sebuah kawasan hutan di Brasil untuk belajar tentang penggundulan hutan.

Tentang hal ini, ia berkata, ”Selama ini hidupku terasa hampa, karena tidak bermakna. Terkadang aku juga merasa tak punya tujuan. Aku pergi ke Brasil untuk membuat diriku bangga, karena bisa menggunakan ketenaran untuk tujuan positif.”

Menurut pengakuan perempuan berusia 26 tahun ini, ia tidak ingin menunjukkan bahwa ia tahu segala-galanya. Ia ingin memahami beberapa hal yang tidak ia ketahui. Ia berada di Brasil, karena ingin belajar dan berusaha menjadi lebih baik.

Ternyata Lily Allen tidak hanya belajar tentang penggundulan hutan. Setelah menyaksikan akibat buruk dari pengrusakan hutan, ia mengajar para penggemarnya untuk lebih peduli terhadap lingkungan. Menurutnya, sangat penting bagi setiap orang untuk memikirkan dampak perilaku mereka terhadap masa depan bumi.

Pemilik album Alright Still ini berkata, ”Kita semua harus berusaha mengurangi emisi karbon. Aku juga berusaha, tapi kuakui ini tidak mudah.”

Kita hidup dalam zaman yang kurang begitu peduli terhadap lingkungan hidupnya. Begitu banyak penebangan pohon-pohon tanpa mengadakan aksi penanaman kembali. Akibatnya, banyak gunung mulai gundul karena kehilangan hutan. Satwa-satwa langka pun banyak yang punah. Mereka tidak punya tempat lagi untuk berlindung. Kalau pengrusakan lingkungan tidak dihentikan, bukan tidak mungkin manusia juga akan mengalami kesulitan dalam hidupnya.

Karena itu, kita butuh kesadaran tentang makna hidup. Kita tidak bisa hidup biasa-biasa saja. Kita mesti mengambil alternatif untuk menjadikan hidup kita ini lebih bermakna bagi kehidupan banyak orang. Untuk itu, kita mesti membuka wawasan pandang kita seluas-luasnya.

Apa yang telah dilakukan oleh Lily Allen dapat menjadi salah satu contoh bagi kita. Kita mesti memiliki kepedulian terhadap lingkungan di mana kita hidup. Langkah berani mesti kita ambil. Mungkin kita mesti meninggalkan kegiatan-kegiatan rutin kita sehari-hari. Kita ambil waktu untuk merefleksikan makna hidup kita. Mengapa kita hidup? Mau ke mana hidup ini mesti kita bawa?

Kiranya makna hidup yang lebih mendalam dapat kita temukan, ketika kita tidak hidup biasa-biasa saja. Tetapi makna hidup itu dapat kita temukan, ketika kita memberi waktu khusus untuk merefleksikan panggilan hidup kita. Mari kita berusaha terus-menerus untuk menemukan dan mengembangkan makna hidup kita. Tuhan memberkati. **



Frans de Sales SCJ

Tabloid KOMUNIO Palembang


1184

25 Februari 2014

Menemukan Makna Hidup dalam Keseharian




Sebuah lagu memiliki peranan yang bermakna bagi hidup manusia. Syair-syair sebuah lagu dapat membantu manusia untuk berintrospeksi diri. Orang dapat melihat diri sendiri dari sebuah lagu tersebut. Orang dapat melihat kesalahan dirinya sendiri. Orang dapat menemukan kelebihan yang ada dalam dirinya sendiri.

Beberapa tahun lalu, Nafa Urbach menelurkan album ke-14 berjudul Cinta Abadi. Ia menyiapkan album terbarunya itu selama lima bulan. Ia dibantu oleh sang suami, Jack Lee, dalam memilih lagu-lagu untuk albumnya tersebut. Salah satu lagu yang menjadi unggulannya adalah Ku Tak Sempurna. Liriknya soal manusia yang tak sempurna, tentang menerima pasangan apa adanya.

Nafa mengatakan bahwa album Cinta Abadi berisi hal-hal positif bagi mereka yang sedang pacaran atau sudah menikah. Lagu berjudul ”Ulangi”, bahkan membuat dua teman Nafa tak jadi bercerai. Lagu Nafa yang lain, ”Pria Sejati”, bicara soal pengampunan dan sikap tidak menghakimi pasangan.

Tentang lagu berjudul Memori, Nafa berkata, ”Lewat lagu ini aku ingin bilang bahwa kita jangan terus terikat memori, kenangan masa lalu. Kita harus belajar untuk terus bergerak maju.”

Sahabat, ada berbagai peristiwa hidup yang mesti didalami oleh manusia. Peristiwa-peristiwa itu menjadi indah, ketika manusia sungguh-sungguh menangkap makna yang terkandung di dalamnya. Kisah-kisah hidup yang diubah menjadi lirik-lirik lagu menjadi bagi kita suatu dukungan bagi hidup ini.

Karena itu, lewat album ke-14nya, Nafa Urbach mau mengajak kita untuk tetap berpacu dengan waktu. Kita mesti tetap berusaha menemukan kasih yang abadi yang hadir dalam keseharian hidup kita. Untuk itu, orang mesti tetap bertahan dalam situasi hidupnya. Apa pun yang terjadi terhadap hidupnya, orang mesti berusaha untuk tetap setia pada komitmen yang telah dipilihnya.

Sebagai orang beriman, kita diajak untuk terus-menerus menemukan kehidupan yang lebih baik. Kita diajak untuk tetap menemukan hidup ini sebagai sesuatu yang bermakna dan berharga bagi perjalanan hidup kita. Usaha untuk menemukan makna hidup itu mesti selalu dalam naungan kasih Tuhan. Hanya dengan melibatkan Tuhan dalam hidup ini, orang akan memiliki hidup yang bermakna.

Mari kita tetap berusaha untuk setia pada komitmen yang telah kita pilih bersama Tuhan. Dengan demikian, kita dapat menjadi orang-orang yang berguna bagi Tuhan dan sesama. Tuhan memberkati. **



Frans de Sales SCJ

Tabloid KOMUNIO/Majalah FIAT

1058

10 Oktober 2011

Menemukan Makna Hidup



Apakah Anda sungguh yakin, hidup Anda memiliki makna yang mendalam? Atau Anda sering merasa bahwa hidup ini kurang bermakna? Mengapa hidup Anda kurang bermakna? Mungkin Anda tidak menemukan sesuatu yang utama yang menjadi fokus perjuangan Anda. Anda merasa bahwa apa yang Anda lakukan biasa-biasa saja. Datar-datar saja. Karena itu, Anda butuh waktu untuk mengintrospeksi diri Anda.

Caranya mungkin Anda dapat mencontoh apa yang dilakukan oleh Lily Allen, seorang penyanyi asal Inggris ini. Menyadari bahwa hidupnya tidak bermakna, ia memutuskan untuk meninggalkan dunia hingar bingar musik untuk sementara. Lantas ia menghabiskan waktunya di sebuah kawasan hutan di Brasil untuk belajar tentang penggundulan hutan.

Tentang hal ini, ia berkata, ”Selama ini hidupku terasa hampa, karena tidak bermakna. Terkadang aku juga merasa tak punya tujuan. Aku pergi ke Brasil untuk membuat diriku bangga, karena bisa menggunakan ketenaran untuk tujuan positif.”

Menurut pengakuan perempuan berusia 24 tahun ini, ia tidak ingin menunjukkan bahwa ia tahu segala-galanya. Ia ingin memahami beberapa hal yang tidak ia ketahui. Ia berada di Brasil karena ingin belajar dan berusaha menjadi lebih baik.

Ternyata Lily Allen tidak hanya belajar tentang penggundulan hutan. Setelah menyaksikan akibat buruk dari pengrusakan hutan, ia mengajar para penggemarnya untuk lebih peduli terhadap lingkungan. Menurutnya, sangat penting bagi setiap orang untuk memikirkan dampak perilaku mereka terhadap masa depan bumi.

Pemilik albumm Alright, Still ini berkata, ”Kita semua harus berusaha mengurangi emisi karbon. Aku juga berusaha, tapi kuakui ini tidak mudah.”

Sahabat, kita hidup dalam zaman yang kurang begitu peduli terhadap lingkungan hidupnya. Begitu banyak penebangan pohon-pohon tanpa mengadakan aksi penanaman kembali. Akibatnya, banyak gunung mulai gundul karena kehilangan hutan. Satwa-satwa langka pun banyak yang punah. Mereka tidak punya tempat lagi untuk berlindung. Kalau pengrusakan lingkungan tidak dihentikan, bukan tidak mungkin manusia juga akan mengalami kesulitan dalam hidupnya.

Karena itu, kita butuh kesadaran tentang makna hidup. Kita tidak bisa hidup biasa-biasa saja. Kita mesti mengambil alternatif untuk menjadikan hidup kita ini lebih bermakna bagi kehidupan banyak orang. Untuk itu, kita mesti membuka wawasan pandang kita seluas-luasnya.

Apa yang telah dilakukan oleh Lily Allen dapat menjadi salah satu contoh bagi kita. Kita mesti memiliki kepedulian terhadap lingkungan di mana kita hidup. Langkah berani mesti kita ambil. Mungkin kita mesti meninggalkan kegiatan-kegiatan rutin kita sehari-hari. Kita ambil waktu untuk merefleksikan makna hidup kita. Mengapa kita hidup? Mau ke mana hidup ini mesti kita bawa?

Kiranya makna hidup yang lebih mendalam dapat kita temukan ketika kita tidak hidup biasa-biasa saja. Tetapi makna hidup itu dapat kita temukan, ketika kita memberi waktu khusus untuk merefleksikan panggilan hidup kita. Mari kita berusaha terus-menerus untuk menemukan dan mengembangkan makna hidup kita. Tuhan memberkati. **



Frans de Sales, SCJ


802

29 April 2011

Menemukan Makna Hidup dalam Keseharian


Sebuah lagu memiliki peranan yang bermakna bagi hidup manusia. Syair-syair sebuah lagu dapat membantu manusia untuk berintrospeksi diri. Orang dapat melihat diri sendiri dari sebuah lagu tersebut. Orang dapat melihat kesalahan dirinya sendiri. Orang dapat menemukan kelebihan yang ada dalam dirinya sendiri.

Nafa Urbach menelurkan album ke-14 berjudul Cinta Abadi. Ia menyiapkan album terbarunya itu selama lima bulan. Ia dibantu oleh sang suami, Jack Lee, dalam memilih lagu-lagu untuk albumnya tersebut. Salah satu lagu yang menjadi unggulannya adalah Ku Tak Sempurna. Liriknya soal manusia yang tak sempurna, tentang menerima pasangan apa adanya.

Nafa mengatakan bahwa album Cinta Abadi berisi hal-hal positif bagi mereka yang sedang pacaran atau sudah menikah. Lagu berjudul ”Ulangi”, bahkan membuat dua teman Nafa tak jadi bercerai. Lagu Nafa yang lain, ”Pria Sejati”, bicara soal pengampunan dan sikap tidak menghakimi pasangan.

Tentang lagu berjudul Memori, Nafa berkata, ”Lewat lagu ini aku pengin bilang bahwa kita jangan terus terikat memori, kenangan masa lalu. Kita harus belajar untuk terus bergerak maju.”

Sahabat, ada berbagai peristiwa hidup yang mesti didalami oleh manusia. Peristiwa-peristiwa itu menjadi indah, ketika manusia sungguh-sungguh menangkap makna yang terkandung di dalamnya. Kisah-kisah hidup yang diubah menjadi lirik-lirik lagu menjadi bagi kita suatu dukungan bagi hidup ini.

Karena itu, lewat album ke-14nya, Nafa Urbach mau mengajak kita untuk tetap berpacu dengan waktu. Kita mesti tetap berusaha menemukan kasih yang abadi yang hadir dalam keseharian hidup kita. Untuk itu, orang mesti tetap bertahan dalam situasi hidupnya. Apa pun yang terjadi terhadap hidupnya, orang mesti berusaha untuk tetap setia pada komitmen yang telah dipilihnya.

Sebagai orang beriman, kita diajak untuk terus-menerus menemukan kehidupan yang lebih baik. Kita diajak untuk tetap menemukan hidup ini sebagai sesuatu yang bermakna dan berharga bagi hidup kita. Usaha untuk menemukan makna hidup itu mesti selalu dalam naungan kasih Tuhan. Hanya dengan melibatkan Tuhan dalam hidup ini, orang akan memiliki hidup yang bermakna.

Mari kita tetap berusaha untuk setia pada komitmen yang telah kita pilih bersama Tuhan. Dengan demikian, kita dapat menjadi orang-orang yang berguna bagi Tuhan dan sesama. Tuhan memberkati. **



Frans de Sales, SCJ


668

14 Agustus 2010

Menemukan Makna Hidup dalam Hidup Bersama

Pagi itu, seorang wanita gemuk menggelar nasi bungkus dagangannya. Pekerjaan itu sudah ia lakukan sejak ia masih muda: dua puluh tahun lalu. Keringat membasahi wajahnya. Sesekali ia tersenyum menyapa para pengguna jasanya. Nasi bungkus yang dijualnya itu relatif murah. Namun rasanya sangat enak bagi lidah orang-orang kecil. Karena itu, wanita gemuk itu selalu dikerubuti banyak pelanggan.

Ia pun menyapa mereka dengan sangat santun. Ia tidak ingin menyakiti siapa pun. Ia ingin membahagiakan semua yang datang untuk membeli nasi bungkus yang dijualnya. Wanita itu pun tetap menjaga mutu jualannya. Soal mutu, ia tidak mau main-main. Ia selalu berusaha untuk menyajikan yang terbaik bagi siapa pun yang datang. Baginya, mutu itu segalanya. Sedikit saja mutunya berkurang, banyak orang akan meninggalkannya. Banyak orang akan pergi ke pedagang nasi yang lain.

Menyadari bahwa banyak kuli bangunan yang datang untuk membeli nasi bungkus produksinya, wanita itu tidak pernah menaikkan harga. Ketika ditanya tentang keuntungan yang diperolehnya, ia menjawab, ”Bisa numpang makan dan beli sedikit sabun sudah cukup bagi saya.”

Dianjurkan untuk menaikkan harga per bungkus, ia berkata, ”Lalu bagaimana kuli-kuli itu bisa beli? Siapa yang mau menyediakan sarapan pagi buat mereka?”

Wanita itu punya misi hidup. Ia tidak hanya mencari uang untuk dirinya sendiri. Ia mau agar semakin banyak orang memiliki kesejahteraan. Karena itu, ia tidak mau menaikkan harga jualannya. Sungguh, suatu misi yang sangat mulia. Ia tidak mau hanya mencari keuntungan bagi dirinya sendiri. Ia ingin agar orang lain pun meraih keuntungan bagi hidupnya.

Mencermati kehidupan kita sekarang, kita mesti berani mengatakan bahwa banyak orang lebih memusatkan perhatiannya bagi dirinya sendiri. Banyak orang mengejar keuntungan bagi dirinya sendiri. Karena itu, orang berusaha untuk meraup keuntungan sebesar-besarnya. Orang tidak peduli terhadap kelangsungan hidup sesamanya.

Tentu saja suasana seperti ini berbahaya bagi kehidupan bersama. Situasi seperti ini dapat membuat orang lupa terhadap sesamanya. Orang hidup hanya untuk dirinya sendiri. Akibatnya, orang akan mengalami hidup yang tidak seimbang. Orang tidak akan menemukan makna hidup ini. Hidup ini akan semakin bermakna, ketika orang dapat hidup saling berdampingan dengan sesamanya. Orang tidak hanya hidup untuk dirinya sendiri.

Sebagai orang beriman, kita diajak untuk senantiasa menemukan makna hidup, ketika kita memiliki misi yang mulai untuk kehidupan semua orang. Kita akan menemukan hidup ini semakin bermakna, ketika kita menjalin persaudaraan dengan semua orang. Mampukah kita? Tuhan memberkati. **



Frans de Sales, SCJ

NB: Dengarkan Renungan Malam di Radio Sonora (FM 102.6) untuk mereka yang tinggal di Palembang dan sekitarnya, pukul 21.55 WIB.

Juga bisa dibaca di: http://inspirasi-renunganpagi.blogspot.com

470

11 Agustus 2010

Dalam Keheningan Menemukan Makna Hidup


Kita mesti akui bahwa kita hidup dalam dunia yang bising. Kita disibukkan oleh berbagai hal. Pekerjaan dan tanggungjawab yang kita emban sering membuat kita bising, sibuk. Kita harus menyelesaikan seluruh pekerjaan kita dengan waktu yang sudah ditentukan. Kita mesti berbelanja berbagai hal untuk kebutuhan-kebutuhan kita. Kadang-kadang kita tidak tahu mau buat apa, karena banyaknya pekerjaan dan tanggungjawab yang kita emban.

Karena itu, kita tidak tahu mesti pergi kepada siapa ketika kita mengalami suasana hidup yang membingungkan kita. Kita mencari orang yang dapat membantu kita untuk keluar dari kebingungan itu. Namun ketika tidak menemukan orang yang pas, orang akan mengalami kebingungan.

Kita dapat belajar dari Yesus. Setelah murid-muridNya pulang dari pekerjaan mewartakan kabar sukacita, ia mengajak mereka untuk pergi ke tempat yang sunyi. Ia berkata, ”Marilah ke tempat yang sunyi, supaya kita sendirian, dan beristirahatlah seketika.” Yesus ingin agar mereka sungguh-sungguh merenungkan karya mewartakan kabar sukacita itu. Apakah kabar sukacita itu sungguh-sungguh memberi kebahagiaan kepada mereka yang menerima itu? Atau kabar sukacita itu justru tidak membahagiakan manusia?

Yesus mengajak mereka untuk sungguh-sungguh merenungkan tugas perutusan mereka. Yesus ingin agar mereka tidak hanya bekerja sepanjang hari. Yesus ingin agar mereka juga menjalin relasi yang dekat dengan Tuhan. Caranya adalah dengan pergi ke tempat yang sunyi.

Artinya, orang mesti berani untuk mengheningkan diri, agar dapat mendengarkan kehendak Tuhan atas dirinya. Kalau orang dapat mendengarkan kehendak Tuhan, orang akan mengalami betapa Tuhan begitu baik kepadanya. Tuhan begitu mencintai dirinya. Dan Tuhan ingin, agar ia dapat menemukan kebahagiaan dalam hidupnya.

Tampaknya kita butuh waktu untuk mengheningkan diri. Kita hidup bukan hanya untuk sibuk dengan pekerjaan-pekerjaan kita yang banyak itu. Kita juga butuh waktu untuk membangun relasi yang lebih dekat dengan Tuhan. Dalam tradisi agama-agama, Tuhan ditemukan dalam keheningan. Tuhan dijumpai dalam suasana yang sunyi. Ketika orang mengundurkan diri ke tempat yang sunyi, orang dapat sungguh-sungguh merefleksikan kebaikan dan kehendak Tuhan atas dirinya.

Sebagai orang beriman, kita mesti mampu mengatakan kepada diri kita bahwa kita butuh waktu untuk merefleksikan pekerjaan-pekerjaan kita. Kita butuh suasana hening dan sunyi untuk menemukan makna yang terdalam dari segala sesuatu yang telah kita buat. Dengan demikian, kita dapat semakin memaknai kehidupan kita.

Untuk apa kita bekerja keras kalau kita tidak menemukan makna yang terdalam dari kesibukan-kesibukan kita? Karena itu, mari kita belajar dari Yesus yang membawa murid-muridNya untuk masuk dalam kehingan hidup. Di sana kita dapat membangun relasi yang lebih intens dengan Tuhan yang kita sembah dalam hidup ini. Tuhan memberkati. **



Frans de Sales, SCJ

NB: Dengarkan Renungan Malam di Radio Sonora (FM 102.6) untuk mereka yang tinggal di Palembang dan sekitarnya, pukul 21.55 WIB.

Juga bisa dibaca di: http://inspirasi-renunganpagi.blogspot.com

466