Pages

Tampilkan postingan dengan label Air. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Air. Tampilkan semua postingan

10 Juli 2011

Pentingnya Air dan Lingkungan Hidup



Kepedulian terhadap lestarinya lingkungan hidup mesti menjadi bagian dari semangat hidup semua orang. Berbagai cara mesti dilakukan untuk menjaga dan menyelamatkan lingkungan hidup. Semua orang mesti dilibatkan dalam usaha menyelamatkan lingkungan hidup itu. Mengapa? Karena lingkungan hidup itu bukan hanya milik segelintir orang saja. Lingkungan hidup ini milik kita semua.

Apa jadinya kalau lingkungan hidup yang kita diami ini semakin tidak bersahabat dengan kita? Apa jadinya, kalau kita semua hidup di suatu dunia yang gersang? Tentu kita akan mengalami kegelisahan dalam hidup ini. Ketika air menghilang dari bumi kita, misalnya, kita tidak bisa hidup lagi. Ketika pohon-pohon lenyap dari lingkungan kita hidup, misalnya, kita akan mengalami situasi kekeringan.

Karena itu, upaya pelestarian hidup mesti selalu didengung-dengungkan. Band God Bless, misalnya, erpartisipasi dalam konser peduli air Live Earth, Minggu, tanggal 18 April 2010 lalu di Bali. Band rock legendaris yang digawangi Achmad Albar (vokal), Ian Antono (gitar), Donny Fattah (bas), Abadi Soesman (kibor) dan Yaya Moektio (drum) ini membawakan sejumlah lagu yang sarat pesan sosial dan lingkungan. Lagu-lagu tersebut adalah Biarkan Hijau, Bara Timur dan Anak Adam.

Ia Antono berkata, ”Kami senang bisa berpartisipasi di konser Live Earth. Melalui acara ini, kami berharap masyarakat peduli krisis air yang melanda dunia. Minimal mereka tahu ada persoalan itu.”

Konser itu merupakan salah satu dari acara serupa yang digelar di berbagai tempat di dunia, seperti di Buenos Aires (Argentina), Cape Town (Afrika Selatan), serta Chicago (Amerika Serikat). Konser Live Earth pertama kali digelar di tujuh benua pada tahun 2007 lalu atas prakarsa produser Kevin Wall bekerja sama dengan mantan Wakil Presiden AS Al Gore.

Konser itu diawali dengan lari bersama sejauh enam kilometer sebagai simbol jarak yang harus ditempuh warga di negara krisis air untuk mendapatkan air bersih. Dari konser itu, tergalang dana guna penyediaan air bersih di desa rawan air di Indonesia.

Sahabat, kesadaraan akan pentingnya air dan lingkungan hidup menjadi sangat mendesak saat ini. Mengapa? Karena air menjadi salah satu sumber kehidupan manusia. Tanpa air, manusia tidak bisa hidup. Para ahli mengatakan bahwa tubuh manusia ini terdiri dari 70 persen air. Artinya, tanpa air manusia akan menjadi kering dan mati.

Namun sering manusia kurang peduli terhadap hadirnya air dalam hidup ini. Manusia begitu terbiasa untuk mencemari air. Manusia mudah sekali menghancurkan hutan-hutan dari mana sumber air itu berasal.

Karena itu, melalui konser air Live Earth itu mudah-mudahan kita semua disadarkan akan pentingnya air bagi kehidupan kita. Mari kita terus-menerus berusaha untuk melestarikan air bagi kebutuhan hidup kita. Dengan demikian, kita menjadi makhluk yang senantiasa peduli terhadap air dan lingkungan hidup kita. Tuhan memberkati. **



Frans de Sales, SCJ


725

27 Mei 2011

Menyadari Pentingnya Air bagi Kehidupan



Pete Wentz bergabung dengan Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk bekerja membangun kesadaran akan pentingnya penyediaan air minum yang layak bagi anak-anak di seluruh dunia. Roker, yang juga ayah seorang anak ini, dipilih sebagai juru bicara nasional untuk ”2010 Unicef Tap Project”, kampanye yang mendorong orang-orang untuk berdonasi minimal 1 dollar AS selama World Water Week, 21-27 Maret 2010. Uang hasil penggalangan dana akan diserahkan kepada yayasan air Unicef.

Wentz tak bisa menyembunyikan rasa bangganya. Pria berusia 30 tahun ini berkata, ”Ini sungguh sebuah kehormatan. Menjadi juru bicara nasional untuk Tap Project dan mendukung upaya penyediaan air bersih bagi anak-anak di negara dunia ketiga.”

Tergeraknya Wentz untuk terlibat dalam proyek ini berdasarkan kenyataan bahwa kurangnya air bersih telah membunuh ribuan anak balita setiap hari. Tentang hal ini, pria yang pernah muncul di serial televisi CSI ini berkata, ”Air terkadang dianggap sebagai hal biasa bagi kami warga Amerika. Kenyataannya, kekurangan air bersih dan minimnya akses air minum telah membunuh 4.100 anak di bawah usia lima tahun setiap hari. Sebagai seorang ayah, aku menjadi sangat peduli terhadap kebutuhan anak-anak.”

Ia mengatakan bahwa pada saat-saat darurat, seperti saat gempa Haiti, air bersih menjadi hal yang sangat penting. Untuk itu, Wentz terlibat dalam kampanye pengadaan air bersih bagi kehidupan.

Sahabat, kita semua tahu bahwa air sangat penting bagi kehidupan manusia. Air merupakan salah satu kebutuhan utama bagi hidup manusia. Tanpa air, manusia tidak bisa hidup. Manusia akan mengalami berbagai kesulitan, kalau air tidak mencukupi hidup ini.

Karena itu, manusia mesti selalu menyadari pentingnya air bagi hidupnya. Mungkin sekarang ini di musim hujan ini, kita belum begitu peduli terhadap hadirnya air. Kita masih menganggap remeh tentang air. Namun ketika musim kemarau tiba, banyak orang mulai menyadari pentingnya air. Tentu saja sikap seperti ini bukan sikap yang baik. Orang mesti selalu menyadari pentingnya air bersih dalam hidup sehari-hari. Air yang bersih akan memberikan jaminan kehidupan bagi manusia. Air yang bersih membantu manusia untuk menjaga kelangsungan hidupnya.

Sebagai orang beriman, kita mesti selalu mensyukuri kebaikan Tuhan yang telah memberikan air kepada kita. Tuhan sungguh tahu akan kebutuhan hidup kita. Tuhan menjamin hidup kita dengan memberi kita air bersih yang berguna untuk kelangsungan hidup kita. Mari kita gunakan air yang ada sebaik-baiknya untuk hidup kita. Dengan demikian, kita selalu menyadari pentingnya air bagi hidup ini. Tuhan memberkati. **



Frans de Sales, SCJ


686