Pages

26 Januari 2014

Jangan Sakiti Tubuh Anda

 

Pernahkah Anda sakiti tubuh Anda sendiri? Mungkin Anda akan mengatakan tidak pernah. Namun kalau kita refleksikan lebih dalam, kita akan mengakui bahwa kita pernah menyakiti tubuh kita sendiri. Caranya bermacam-macam.

Minuman alkohol memang diketahui berdampak buruk dan berbahaya bagi tubuh. Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa alkohol tiga kali lebih berbahaya dibandingkan dengan heroin. Penelitian ini dilakukan oleh Profesor David Nutt, seorang mantan kepala penasihat obat Inggris dan rekannya. Ia memberikan peringkat terhadap 20 jenis obat dengan melakukan 16 pengukuran.

Masing-masing obat dilihat bahaya dan kerugiannya termasuk kerusakan mental dan fisik, kecanduan, kejahatan, biaya ekonomi serta dampaknya bagi si pengguna dan juga masyarakat luas.

Hasil penilaian ini menyimpulkan bahwa heroin dan methylamphetamine adalah obat yang paling berbahaya bagi individu. Tetapi alkohol, heroin dan kokain adalah obat yang paling merugikan untuk orang lain. Namun ketika nilai untuk kedua jenis bahaya tersebut ditambahkan, maka alkohol muncul sebagai obat yang paling berbahaya lalu diikuti oleh heroin.

Berdasarkan sistem baru yang lebih kompleks, didapatkan bahwa alkohol memiliki peringkat tiga kali lebih berbahaya dibandingkan dengan kokain atau tembakau. Sementara ekstasi menyebabkan seperdelapan bahaya dari alkohol.

“Hasil ini sesuai dengan kesimpulan laporan ahli sebelumnya bahwa alkohol adalah target merugikan yang agresif sehingga diperlukan strategi kesehatan yang valid bagi publik,” kata Prof Nutt.

Prof Nutt menuturkan, jika dilihat dari risiko bahaya secara keseluruhan, maka alkohol dan heroin jelas lebih berbahaya dibandingkan dengan jenis obat-obatan lainnya. Tapi faktor kuantitas atau jumlah dari obat tersebut yang dikonsumsi juga berpengaruh.

Sahabat, manusia sering terjebak dalam godaan-godaan. Sudah tahu bahwa menyeberang sembarangan di jalan yang ramai dan padat akan membahayakan hidup, tetapi masih saja orang melakukannya. Mereka tidak peduli diri mereka berada dalam situasi bahaya.

Atau banyak orang sudah tahu, kalau minum minuman beralkohol mengganggu kesehatan, tetapi masih saja ada orang yang menenggak minuman itu. Bahkan ada yang mengoplos minuman beralkohol itu dengan racun serangga. Seolah-olah orang mau pamer kehebatan. Orang mau mengatakan kepada sesamanya bahwa ia lebih mampu daripada orang lain dalam hal minum minuman beralkohol. Padahal setelah itu, minuman beralkohol menghancurkan organ-organ tubuh yang vital bagi kehidupan.

Kiranya hasil penelitian Prof Nutt di atas mampu menyadarkan manusia bahwa minuman beralkohol tidak memberi kebaikan bagi kesehatan manusia. Minuman seperti itu hanya menumbuhkan gengsi sesaat dalam diri seseorang. Gengsi itu sering menyesatkan manusia.

Sebagai orang beriman, kita mesti memelihara tubuh kita. Mengapa? Karena tubuh kita ini pemberian cuma-cuma dari Tuhan. Sampai kapan pun kita ini milik Tuhan. Bahkan sampai tubuh kita ini tidak berbentuk lagi, kita tetap milik Tuhan. Karena itu, jangan kita sakiti tubuh kita ini. Dengan demikian, tubuh kita menjadi tempat tinggal Tuhan yang mahapengasih dan penyayang.

“Atau tidak tahukah kamu, bahwa tubuhmu adalah bait Roh Kudus yang diam di dalam kamu, Roh Kudus yang kamu peroleh dari Allah, dan bahwa kamu bukan milik kamu sendiri?” kata St Paulus (1Kor 6:19). Tuhan memberkati. **



Frans de Sales SCJ

Tabloid KOMUNIO/Majalah FIAT


1034

0 komentar:

Posting Komentar

Silahkan mengisi

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.