Pages

21 November 2010

Tidak Ada Jalan Pintas untuk Sukses


Seorang remaja terpesona oleh kehebatan seorang super star. Ia berdecak kagum begitu super star itu menyanyikan lagu-lagunya dengan sangat indah dan menawan. Hati remaja itu tergugah untuk menjadi seperti super star itu. Ia ingin menjadi penyanyi kaliber dunia. Ia ingin menjadi seorang yang tenar dan dikenal oleh orang sejagat. Tetapi bagaimana?

Salah satu jalan yang ia tempuh adalah mencontoh gaya super star tersebut. Tetapi setiap kali ia mau berlatih, ia menemui banyak rintangan. Ia mengurungkan niatnya untuk berlatih menyanyi. Baginya, menjadi seorang super star itu terlalu berat. Biarlah ia menjadi orang yang biasa-biasa saja.

Suatu ketika ia mempunyai kesempatan untuk berjumpa dengan super star pujaannya. Ia gunakan kesempatan itu untuk berdialog dengan super star tersebut. Ia bertanya, ”Bagaimana Anda menjadi seorang yang terkenal?”

Sambil tersenyum, super star itu menjawab, ”Adik, saya menjadi super star tidak tiba-tiba. Saya belajar bertahun-tahun. Saya berlatih menyanyi lima belas jam dalam satu hari. Pelatih saya selalu memberi saya motivasi untuk terus berlatih di kala saya merasa capek. Tidak ada kata menyerah. Saya harus bisa melakukannya.”

Remaja itu semakin kagum terhadap idolanya itu. Ternyata menjadi seorang super star itu tidak segampang yang dibayangkan. Orang mesti berjuang untuk meraih sukses itu. Kadang-kadang orang mesti mengalami jatuh terpuruk. Tetapi orang mesti bangkit lagi, kalau ingin meraih sukses yang gilang gemilang.

Sahabat, banyak orang sering terkecoh oleh keberhasilan seseorang. Mereka mengira keberhasilan itu diraih dengan mudah, tanpa kerja keras. Ternyata tidak demikian. Di balik kekeberhasilan itu selalu ada jalan panjang yang memuat catatan perjuangan dan pengorbanan. Keringat dan kecapekan. Jatuh dan bangun mesti dilewati untuk meraih keberhasilan itu.

Kisah tadi mengatakan kepada kita bahwa tidak ada jalan pintas untuk meraih kesuksesan. Kalau mau menjadi orang yang tenar atau super star orang mesti mengorbankan banyak waktu dan engerinya untuk berlatih dan berlatih. Orang tidak bisa berpangku tangan saja lalu mengharapkan kesuksesan mendatangi dirinya.

Karena itu, orang mesti berusaha terus-menerus, kalau ingin meraih kesuksesan itu. Orang mesti berani untuk mengorbankan diri dan seluruh hidupnya untuk kesuksesan itu. Kesuksesan seperti ini akan tahan lama. Tidak lekang oleh kemajuan jaman. Mengapa? Karena orang meraihnya melalui jerih payahnya sendiri. Orang tidak meraihnya melalui cara-cara yang instan.

Sebagai orang beriman, kita mesti terus-menerus berjuang untuk meraih kesuksesan dalam hidup ini. Tuhan telah memberi kita potensi-potensi untuk kita kembangkan menjadi sesuatu yang berguna bagi kemajuan diri kita. Untuk itu, mari kita berusaha, agar kita tetap setia pada apa yang telah pilih untuk hidup kita. Tuhan memberkati. **



Frans de Sales, SCJ


552

0 komentar:

Posting Komentar

Silahkan mengisi

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.